Selasa, 07 Januari 2014

Mengenang Teman SMA yang Telah Wafat


Di pembuka 2014 ini, penulis ingin mengenang teman-teman SMA Negeri 1 Makassar (Smansa) yang telah wafat. Sekadar menyadarkan diri, tahu-tahu sebentar ikut menyusul juga.

Meike Kondana
Teman yang pertama namanya Meike Kondana. Dia wafat pada 15 April 2001 saat kelas 2 di usia 17 tahun. Saat kelas 1, penulis sekelas dengan wanita cantik kelahiran 29 Nopember 1983 itu, tepatnya di kelas 1-1, di ujung paling kiri lantai tiga gedung sekolah.

Biru, warna kuburan Meike

Mez, panggilan Meike
Kabar mengenai kematiannya cukup mengenaskan. Meike ditemukan 'tak bernyawa di dalam mobil yang terparkir di depan rumahnya, restoran Ayam Goreng Sulawesi, di jalan Gunung Lompo Battang. Keluarga, teman, semua berduka.

Meike dimakamkan di Taman Pemakaman Panaikang. Warna biru mendominasi kuburannya. Kata teman, "...sesuai warna favoritnya..."

Nahwan Nur
Delapan bulan selepas kematian Meike, kembali seorang teman wafat: Nahwan Nur. Dia wafat pada 29 Desember 2001 saat kelas 3 di usia 16 tahun. Nahwan adalah ketua Kelas penulis saat sama-sama duduk di kelas 2-6, kelas paling tengah di lantai dua gedung sekolah.

Kuburan Nahwan di Sudiang
Nahwan Nur (Menuju Cahaya)
Selamat Jalan Kawan!
Nahwan wafat akibat kecelakaan. Motor yang dikendarainya tertabrak truk, tubuhnya terseret jauh. Saat penulis melihat jenazahnya, perban membaluti kepala dan telinganya. Kata teman, "Habis telinganya dimakan aspal."

Dedengkot Pramuka dan Paskibraka Smansa kelahiran 13 Juni 1984 itu dimakamkan di Taman Pemakaman Sudiang. Di nisannya bertuliskan Nahwan Nur (Menuju Cahaya).

Teman Lain yang Telah Ikut Menyusul
Dalam perjalanannya, setamat SMA, beberapa teman turut menyusul menghadap Sang Ilahi. Di antaranya -yang kabarnya sampai ke telinga penulis- Muhammad Maramis, Mukhlis dan Ardan.

Kuburan Maramis
Mukhlis (kanan bawah). Selamat Jalan Teman!
Maramis wafat karena sakit komplikasi paru-paru dan liver, dia dimakamkan di Taman pemakaman Sudiang. Mukhlis juga -menurut kabar- wafat karena sakit keras. Dan Ardan entah wafat karena apa, penulis tidak mendapatkan kabar penyebabnya, cuma kabar kematiannya dari teman-temannya di Kedokteran.

Saya tutup tulisan ini dengan penggalan lagu In My Life dari The Beatles:

There are places I'll remember
All my life though some have changed
Some forever not for better
Some have gone and some remain
All these places had their moments
With lovers and friends I still can recall
Some are dead and some are living
In my life I've loved them all


Informasi dan Foto: Grup FB SMANSA 2002 MAKASSAR 

3 komentar:

  1. Terima kasih saudara Fachrul sdh menuangkan kembali kisah ini. Mereka2 yg telah tiada tetap akan selalu dikenang oleh kita semua yg pernah seangkatan.

    BalasHapus
  2. terima kasih sudah untuk mas Fachrul sudah meluangkan waktu untuk menulis kisah ini, saya teman SD dari Mieke kondana, dan selama ini baru mengetahui bahwa ia telah tiada.
    semoga Alm mendapat tempat terbaik di sisiNYA. amin

    BalasHapus
  3. Saya sekelas sama Memez panggilan akrabnya Meyke dari kelas 1 sampai kelas 3 smp. Tapi baru akrab pas kelas 3. Pas kelas 1 saya baru pindah kontrakan dan di kontrakan yang baru tukang sampahnya ga pernah ambil sampah. Sama mamah saya disuruh buang sampah di bak sampah sekolah kalo pagi. Waktu itu mobil papah pintu depannya ditabrak dan dibiarkan tanpa pintu. Malunya double pas diliat Meyke. Kelas 2 les bhs inggris di lia panakukang, Meyke temenan sama teman sekelas saya di basic 3 namanya Andina anak smp 6 orang Bandung. Tapi saya tetap ga pernah ngobrol sama Meyke. Sampai kelas 3 saya duduk sama Kendi alias Azandhi alias Puqi yang akrab sama Meyke sehubgga akhirnya M3yke ngajak saya ngobrol dan saya dipanggil Mbonk karena saya rmang pendiam tapi Meyke mengira saya so mbonk 😅 saya suka sekali bau parfumnya Meyke. Mahal dan ga ada gadis seusianya yang pakai parfum itu. Meyke sering nyanyi lagu Chantal Kreviazuk cover John Denver - Leaving on a jetplane dan Meja - it's all about the money. Dia juga suka bilang sepase sepertinya dia sering dengar radio madama. Tapi ada satu lagu Brian Adams yang kami sering nyanyi bareng you love a woman tell her that she really eant it. So tell me that you ever really love a woman. Meyke selera cowoknya yang pembalap mobil. Sebagai buta otomotif, Saya cuma penggemarnya saja yang tidak punya kesempatan. Sedih pas dikasih tau dia sudah meninggal sama Kendi di medsos

    BalasHapus